Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Konsolidasi Pengurus PARNA Wilayah Batam Kota untuk Penguatan Organisasi

Batam, 18 November 2024 – Dalam upaya memperkuat struktur organisasi, komunitas PARNA Wilayah Batam Kota mengadakan konsolidasi kepengurusan di berbagai sektor. Langkah ini dilakukan dengan membentuk grup komunikasi yang mencakup ketua sektor, sekretaris, dan bendahara sebagai upaya meningkatkan koordinasi serta efektivitas komunikasi dalam organisasi.

Pada tanggal 17 November 2024, grup WhatsApp "PARNA Wilayah Batam Kota" resmi dibentuk oleh Luhut Sidauruk Team 21, diikuti dengan penambahan anggota dari berbagai sektor. Salah satu tujuan utama pembentukan grup ini adalah memudahkan pengurus dalam menyampaikan informasi penting mengenai perubahan kepengurusan, pelaksanaan kegiatan, serta kebijakan organisasi.

Konsolidasi yang dilakukan mencakup pengangkatan berbagai jabatan strategis, seperti sekretaris dan bendahara di sektor-sektor yang berada dalam naungan PARNA Wilayah Batam Kota. Beberapa nama telah ditunjuk, termasuk bendahara dan sekretaris di sektor-sektor tertentu. Para pengurus diharapkan dapat bekerja sama dalam menjalankan tugas masing-masing untuk memperkuat komunitas.

Ketua Koordinator Wilayah, Landes Sigalingging, dalam beberapa kesempatan menyampaikan pentingnya komunikasi yang solid dan transparan antar pengurus sektor. Ia juga menekankan agar setiap perubahan dalam kepengurusan segera diinformasikan melalui grup agar tidak terjadi kekeliruan dalam struktur organisasi.

Sebagai bagian dari penguatan komunitas, setiap sektor diminta untuk mengumpulkan dan menyerahkan data anggota kepada BPH PARNA Batam. Data yang dikumpulkan mencakup informasi keluarga, alamat, serta informasi lain yang dapat membantu dalam penyusunan program kerja yang lebih efektif. Beberapa sektor telah menyampaikan data mereka, sementara sektor lainnya masih dalam proses pengumpulan.

Pada tanggal 22 November 2024, pengurus wilayah juga membahas tentang kebijakan Ilu Manetek yang mulai berlaku pada 1 Desember 2024. Ketua sektor diminta untuk menyosialisasikan aturan ini kepada seluruh anggota agar penerapannya dapat berjalan dengan baik. Sosialisasi ini bertujuan agar semua anggota memahami hak dan kewajiban mereka dalam organisasi.

Dalam diskusi yang berlangsung, beberapa pengurus mengajukan pertanyaan mengenai legalitas kepengurusan serta pelaksanaan Ilu Manetek dalam Anggaran Dasar dan Rumah Tangga (AD/ART) organisasi. Menanggapi hal ini, Landes Sigalingging menjelaskan bahwa kepengurusan telah sah sesuai dengan pelantikan yang dilakukan pada 17 November 2024 di Gedung Graha Mulia. Ia juga menegaskan bahwa besaran kontribusi yang telah disepakati adalah Rp5.000 per kepala keluarga, dengan mekanisme pengumpulan yang diserahkan kepada masing-masing sektor.

Selain fokus pada struktur organisasi dan keanggotaan, PARNA Wilayah Batam Kota juga menjalin kerja sama dengan LPK GEWEL dalam bidang pelatihan dan pendidikan. Kesepakatan kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian resmi pada 25 November 2024, yang bertujuan untuk memberikan peluang pendidikan dan pelatihan kepada anggota komunitas.

PARNA Batam juga membuka peluang bagi individu yang memiliki kualifikasi sebagai manajer LPK untuk bergabung dalam tim mereka. Persyaratan yang diajukan meliputi tingkat pendidikan minimal sarjana, pengalaman di bidang pelatihan atau pendidikan, serta berdomisili di Batam. Perekrutan ini diharapkan dapat membantu dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam komunitas.

Selain itu, dalam upaya meningkatkan efektivitas administrasi keuangan, pengurus sektor diinstruksikan untuk mencatat nomor rekening resmi organisasi yang akan digunakan dalam transaksi keuangan komunitas. Keputusan ini diambil untuk memastikan transparansi dalam pengelolaan dana yang masuk dan keluar dari organisasi.

Menjelang akhir bulan November, upaya konsolidasi semakin ditekankan, terutama dalam hal pendataan keanggotaan. Ketua sektor diimbau untuk segera melengkapi data anggota mereka agar hak dan kewajiban seluruh anggota dapat dijalankan secara efektif mulai 1 Desember 2024.

Sebagai bagian dari perencanaan masa depan, pengurus juga mengusulkan agar diadakan pertemuan tatap muka untuk menyamakan visi dan misi organisasi. Usulan ini diharapkan dapat memberikan arahan yang lebih jelas terkait program kerja dan kebijakan yang akan dijalankan ke depannya.

Dengan adanya berbagai inisiatif ini, PARNA Wilayah Batam Kota terus berupaya membangun komunitas yang solid dan berdaya guna bagi anggotanya. Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen organisasi dalam memperkuat jaringan sosial, administrasi, serta kesejahteraan anggota melalui koordinasi yang lebih baik di setiap sektor.

Posting Komentar

0 Komentar